Kumpulkan Hampir 1.000 Warga Binaan, Kalapas Tegaskan Haram HP Pungli dan Narkoba

121 views

Bandar Lampung – Pemandangan tak biasa terlihat di lapangan blok hunian Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung, Jumat (06/02). Gelombang manusia memadati area terbuka saat hampir 1.000 warga binaan dikumpulkan secara serentak.

Mereka duduk tertib mendengarkan arahan langsung dari Ike Rahmawati, sosok Kalapas wanita pertama yang memimpin Lapas Kelas I Bandar Lampung. Kehadirannya di tengah ribuan warga binaan laki-laki menunjukkan aura kepemimpinan yang kuat: tegas namun tetap humanis.

Dalam arahannya, Kalapas memberikan atensi mendetail mulai dari hal terkecil. Ia menyoroti pentingnya kebersihan lingkungan dan kerapian berpakaian. Menurutnya, perubahan perilaku dimulai dari cara seseorang menghargai diri sendiri melalui penampilan dan kebersihan tempat tinggalnya.

Namun, suasana menjadi hening dan serius ketika Kalapas menaikkan intonasi suaranya terkait tata tertib keamanan. Ia mengeluarkan ultimatum keras mengenai larangan keberadaan barang terlarang.

“Saya tegaskan, dilarang keras ada Handphone (HP), Pungutan Liar (Pungli), dan Narkoba di dalam sini. Ini harga mati. Saya tidak akan memberi toleransi bagi siapapun yang melanggar aturan ini,” ucap Kalapas dengan tegas di hadapan ribuan warga binaan.

Meski tegas dalam aturan, Ike Rahmawati menutup arahannya dengan pesan humanis yang menyentuh. Ia mengingatkan kembali hakikat keberadaan mereka di tempat tersebut.

“Ingat, Lapas ini bukan tempat untuk menghukum, melainkan tempat untuk membina. Negara menaruh harapan agar kalian berubah. Manfaatkan fasilitas pembinaan yang ada, jadilah pribadi yang lebih baik agar bisa diterima kembali oleh masyarakat,” pungkasnya.

Arahan akbar ini diharapkan dapat menyamakan persepsi seluruh penghuni Lapas untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, serta aktif mengikuti program pembinaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *