Brebes –Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes menggelar Rapat Penetapan Rencana Kerja dan Target Prioritas Pembangunan Zona Integritas (ZI) sebagai langkah strategis memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, transparan, dan melayani, Selasa (24/2).
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan arah pembangunan ZI berjalan terstruktur, terukur, dan berkelanjutan dengan target meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2026.
Rapat dibuka oleh Ketua Tim Kerja ZI, Ayu Irfana Pramesti, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi seluruh tim kerja serta kelompok kerja (pokja) dalam menyusun rencana yang realistis dan berdampak nyata.
“Pembangunan Zona Integritas bukan hanya sekadar pemenuhan administrasi, melainkan komitmen perubahan yang harus diwujudkan dalam aksi nyata. Penetapan rencana kerja dan target prioritas hari ini menjadi fondasi utama untuk memastikan langkah kita selaras dan terarah menuju WBBM 2026,” ujar Ayu.
Kegiatan dilanjutkan dengan arahan sekaligus pimpinan rapat oleh Kepala Lapas Brebes, Gowim Mahali, yang memimpin langsung jalannya pembahasan bersama seluruh tim kerja dan perwakilan pokja enam area perubahan.
Dalam arahannya, Gowim menekankan bahwa keberhasilan pembangunan ZI sangat bergantung pada konsistensi, integritas, serta keseriusan dalam mengimplementasikan setiap program yang telah direncanakan.
“Target WBBM 2026 bukan sekadar ambisi, tetapi komitmen yang harus kita wujudkan bersama. Setiap pokja harus memiliki indikator kerja yang jelas, target yang terukur, serta evaluasi berkala. Perubahan mindset dan culture set menjadi kunci utama agar reformasi birokrasi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Kalapas Gowim Mahali.
Dalam rapat tersebut, dilakukan pembahasan menyeluruh terhadap rencana kerja tahunan, pemetaan risiko, penguatan manajemen perubahan, penataan tata laksana, peningkatan kualitas SDM, penguatan akuntabilitas kinerja, pengawasan, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik. Setiap pokja memaparkan program prioritas dan strategi percepatan yang akan dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan.
Selain itu, rapat juga menetapkan target capaian kinerja serta mekanisme monitoring dan evaluasi secara periodik guna memastikan seluruh program berjalan sesuai timeline. Penekanan diberikan pada inovasi layanan, transparansi informasi publik, optimalisasi pengaduan masyarakat, serta penguatan budaya kerja berintegritas.
Melalui rapat penetapan ini, Lapas Brebes menegaskan komitmennya untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional. Dengan sinergi seluruh jajaran dan implementasi rencana kerja yang terukur, Lapas Brebes optimistis dapat meraih predikat WBBM Tahun 2026 serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin prima, akuntabel dan terpercaya.







