Ramadan Penuh Cahaya, Lapas Kelas IIB Brebes Terima 34 Wakaf Al-Qur’an dari Rumah Baca Griya Al Hidayah Tonjong

122 views

Brebes – Dalam suasana bulan suci Ramadan yang penuh rahmat dan ampunan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes menerima wakaf Al-Qur’an sebanyak 34 mushaf dari Rumah Baca Griya Al Hidayah Tonjong. Bantuan tersebut menjadi wujud kepedulian masyarakat terhadap pembinaan kepribadian warga binaan, khususnya dalam memperkuat nilai-nilai spiritual selama Ramadan, Rabu (26/2).

Kepala Lapas Brebes, Gowim Mahali menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian yang diberikan. Menurutnya, wakaf Al-Qur’an tersebut merupakan kontribusi nyata dalam mendukung program pembinaan keagamaan yang selama ini menjadi salah satu prioritas di Lapas Brebes.

“Alhamdulillah, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Rumah Baca Griya Al Hidayah Tonjong atas wakaf 34 Al-Qur’an ini. Bantuan ini sangat bermanfaat untuk menunjang kegiatan tadarus, pembelajaran tahsin, serta kajian keagamaan warga binaan, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah ini,” ungkapnya.

Gowim menambahkan bahwa Ramadan menjadi momentum penting bagi warga binaan untuk melakukan refleksi diri, memperbaiki kesalahan masa lalu, serta memperkuat komitmen untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Kegiatan tadarus Al-Qur’an di Lapas Brebes sendiri dilaksanakan secara rutin setiap hari selama Ramadan, dipandu oleh petugas pembinaan dan warga binaan yang memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik. Suasana kebersamaan dan kekhidmatan begitu terasa saat lantunan ayat suci menggema di dalam lapas, menghadirkan ketenangan serta harapan baru bagi para warga binaan.

Kasi Binadik dan Giatja, Ibnu Sina, yang secara langsung menyerahkan Al-Qur’an kepada Warga Binaan Pemasyarakatan Takmir, juga menyampaikan harapannya agar mushaf tersebut dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh warga binaan.

“Kami berharap 34 Al-Qur’an ini dapat digunakan sebaik-baiknya, baik untuk tadarus bersama, hafalan, maupun pembelajaran bagi yang masih belajar membaca. Semoga setiap huruf yang dibaca menjadi pahala dan membawa perubahan positif bagi saudara-saudara kita di sini,” tutur Ibnu Sina.

Dengan adanya tambahan 34 Al-Qur’an ini, Lapas Brebes semakin optimis dalam menguatkan program pembinaan kepribadian berbasis keagamaan. Diharapkan, semangat Ramadan dapat menjadi titik balik bagi warga binaan untuk meningkatkan keimanan, memperbaiki akhlak, serta mempersiapkan diri menjadi insan yang lebih bermanfaat setelah menyelesaikan masa pidananya.

Lapas Brebes berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mendukung program pembinaan, sehingga semangat perubahan dan perbaikan diri dapat terus tumbuh di balik tembok pemasyarakatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *