Perketat Keamanan Jelang Lebaran, Kalapas Narkotika Bandar Lampung Jalin Koordinasi dengan Aparat Penegak Hukum

122 views

Bandar Lampung —Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung, Jumadi menegaskan telah menjalin koordinasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) yakni TNI dan Polri dalam meningkatkan pengamanan menjelang Hari Raya Idulfitri serta perkuat program pembinaan bagi warga binaan, Rabu (11/03)

Kalapas Nakotika Bandar Lampung menjelaskan peningkatan pengamanan dilakukan melalui penguatan piket petugas dan pengawasan internal guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan.

“Untuk peningkatan pengamanan menjelang Idulfitri, secara internal kami menambah piket-piket petugas serta memberikan pengarahan kepada warga binaan agar tetap menjaga ketertiban dan keamanan di dalam lapas,” ujar Jumadi, Rabu 11 Maret 2026.

Selain itu, pihak lapas juga berkoordinasi dengan aparat penegak hukum seperti TNI dan Polri untuk melakukan pemantauan rutin di sekitar lingkungan lapas sebagai langkah antisipasi terhadap ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan keamanan.

“Setiap malam ada sambang dari kepolisian maupun aparat setempat untuk memastikan situasi tetap kondusif,” katanya.

Di sisi lain, Lapas Narkotika Bandar Lampung juga menyiapkan kegiatan buka puasa bersama antara warga binaan dan keluarga sebagai bentuk kepedulian serta upaya mempererat hubungan keluarga.

Rencananya, kunjungan keluarga akan dijadwalkan pada Sabtu dengan fasilitas tenda yang disiapkan di area lapas. Keluarga warga binaan dapat berkunjung mulai pukul 15.00 hingga setelah waktu berbuka puasa sekitar pukul 19.00.

“Keluarga bisa datang membawa anak, istri, atau orang tua. Ini salah satu bentuk kepedulian kami agar mereka bisa bertemu keluarga sehingga dapat mengurangi rasa rindu dan kegelisahan selama menjalani masa pembinaan,” jelasnya.

Jumadi menegaskan bahwa pendekatan pembinaan di lapas mengedepankan prinsip memanusiakan manusia serta mendekatkan warga binaan dengan keluarga sebagai bagian penting dari proses pembinaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *