Bandar Lampung – Taruna dan Taruni Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekimipas) melaksanakan kegiatan pelatihan upacara bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung. Kegiatan yang berlangsung di lapangan Lapas Perempuan Bandar Lampung ini merupakan bagian dari upaya mendukung pembinaan kepribadian melalui peningkatan kedisiplinan, tanggung jawab, dan rasa nasionalisme warga binaan.
Dalam kegiatan tersebut, para taruna dan taruni memberikan pendampingan serta pelatihan terkait tata pelaksanaan upacara bendera. Materi yang diberikan meliputi latihan baris-berbaris, tata cara pengibaran bendera Merah Putih, latihan menjadi dirigen, hingga pembacaan naskah upacara. Seluruh warga binaan mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh antusias selama proses latihan berlangsung.
Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan kesiapan warga binaan dalam menjalankan peran sebagai petugas upacara di lingkungan Lapas Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung. Selain melatih keterampilan teknis, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk membangun sikap disiplin, kerja sama, serta kepercayaan diri warga binaan.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung, Amiek Diyah Ambarwati, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pembinaan kepribadian melalui kegiatan seperti pelatihan upacara memiliki peran penting dalam membentuk karakter positif warga binaan.
“Kami mengapresiasi keterlibatan Taruna dan Taruni Poltekimipas dalam memberikan pelatihan kepada warga binaan. Kegiatan ini bukan hanya tentang tata cara pelaksanaan upacara, tetapi juga menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan nasionalisme yang diharapkan dapat menjadi bekal positif bagi warga binaan,” ujar Amiek.
Melalui kegiatan ini, Lapas Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung terus berupaya menghadirkan program pembinaan yang bermanfaat dan berkelanjutan. Sinergi bersama Taruna dan Taruni Poltekimipas diharapkan mampu mendukung terciptanya proses pembinaan yang semakin berkualitas bagi warga binaan.







