Dorong Inovasi Pelayanan yang Humanis, Kepala Bapas Kelas I Banda Aceh Sambut Kunjungan Kakanwil Ditjenpas Aceh

138 views

Banda Aceh — Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Aceh, Yan Rusmanto melakukan kunjungan kerja ke Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Banda Aceh pada, Senin 3 Februari.

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Bapas Kelas I Banda Aceh, Mastur bersama para pejabat struktural dan jajaran pegawai Bapas. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi sekaligus memberikan arahan strategis terkait peningkatan kualitas pelayanan pemasyarakatan.

Dalam arahannya, Kakanwil Yan Rusmanto menekankan pentingnya inovasi pelayanan bimbingan klien agar tidak terkesan terlalu formal dan kaku. Ia mendorong terciptanya suasana pelayanan yang lebih humanis dan kekeluargaan.

“Pelayanan bimbingan klien tidak harus selalu formal di dalam ruangan. Bisa dikembangkan suasana yang lebih santai dan nyaman, seperti menghadirkan family corner, sehingga klien merasa diterima, nyaman, dan bahkan rindu untuk datang melapor serta bertemu Pembimbing Kemasyarakatan (PK)-nya,” ujar Yan Rusmanto.

Kakanwil juga mendorong pemanfaatan Griya Pemasyarakatan sebagai sarana kegiatan produktif yang mampu menghasilkan produk bernilai guna bagi masyarakat, seperti produksi tempe, sekaligus menjadi media pembinaan keterampilan bagi klien pemasyarakatan. Menurutnya, kegiatan tersebut juga sejalan dengan upaya peningkatan kedisiplinan dan kemandirian klien.

Sementara itu, Kepala Bapas Kelas I Banda Aceh, Mastur, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas kunjungan serta arahan yang diberikan oleh Kakanwil IMIPAS Aceh.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan masukan Bapak Kakanwil. Arahan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan bimbingan kemasyarakatan di Bapas Kelas I Banda Aceh,” ungkap Mastur.

Kunjungan kerja tersebut diharapkan dapat menjadi momentum penguatan komitmen Bapas Kelas I Banda Aceh dalam menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang lebih humanis, produktif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *