Dukung Pelestarian Budaya Daerah, Lapas Kelas IIB Muara Tebo Hadiri Penganugerahan Gelar Adat Melayu Jambi

152 views

Muara Tebo — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Tebo menunjukkan dukungannya terhadap pelestarian adat dan budaya daerah dengan menghadiri kegiatan Penganugerahan Gelar Adat dan Pengukuhan Pemangku Adat Bumi Seentak Galah Serengkuh Dayung Kabupaten Tebo. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Adat Melayu Jambi Kabupaten Tebo, Senin (29/12/2025).

Dalam kegiatan ini, Kepala Lapas Muara Tebo diwakili oleh Kasubbag Tata Usaha, Saripuddin, yang hadir bersama unsur Forkopimda, tokoh adat, serta jajaran pemerintah daerah. Acara ini menjadi momen penting bagi Kabupaten Tebo, karena Bupati Tebo Agus Rubiyanto, S.E., M.M. dan Wakil Bupati Tebo Nazar Efendi, S.E., M.Si. secara resmi menerima Penganugerahan Gelar Adat Melayu Jambi sekaligus dikukuhkan sebagai Pemangku Adat oleh Lembaga Adat Melayu Jambi Kabupaten Tebo.

Selain itu, Ny. Nur Chasanah Nazar, S.P., M.M. turut menerima Penghargaan Karang Setio sebagai bentuk apresiasi atas peran dan kontribusinya dalam mendukung pelestarian adat dan budaya Melayu Jambi di Kabupaten Tebo. Prosesi adat berlangsung khidmat dengan diiringi doa serta tata cara adat yang sarat makna, mencerminkan nilai-nilai kearifan lokal yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Melayu Jambi.

Dalam sambutannya, Bupati Tebo Agus Rubiyanto menyampaikan bahwa penganugerahan gelar adat ini bukan sekadar simbol kehormatan, melainkan amanah untuk menjaga, melestarikan, dan mengamalkan nilai-nilai adat dalam kehidupan bermasyarakat dan pemerintahan. “Gelar adat ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus berpihak pada nilai budaya, persatuan, dan kearifan lokal dalam membangun Kabupaten Tebo,” ujarnya.

Sementara itu, Kasubbag Tata Usaha Lapas Muara Tebo, Saripuddin, menyampaikan bahwa kehadiran Lapas Muara Tebo merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya pelestarian adat dan budaya daerah. “Kami menghormati dan mendukung penuh nilai-nilai adat Melayu Jambi yang menjadi identitas dan perekat persatuan masyarakat. Nilai-nilai ini juga sejalan dengan semangat pembinaan dan kebersamaan yang kami terapkan di Lapas,” ungkapnya.

Melalui kehadiran dalam kegiatan ini, Lapas Muara Tebo menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan lembaga adat dalam mendukung pembangunan daerah yang berlandaskan nilai budaya, kearifan lokal, serta persatuan masyarakat Kabupaten Tebo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *