Dukung Program Ketahanan Pangan, Warga Binaan Lapas Brebes Tebar 2.000 Benih Lele

125 views

Brebes — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus memperkuat pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan penebaran 2.000 benih ikan lele yang dilaksanakan di area pembinaan kemandirian Lapas Brebes, Kamis (9/4).

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan pendampingan langsung oleh jajaran petugas, antara lain Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik & Giatja), Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm. Kamtib), Kasubsi Kegiatan Kerja, serta staf kegiatan kerja. Sebanyak 4 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) turut terlibat aktif dalam proses penebaran benih lele tersebut.

Program ini menjadi bagian dari implementasi kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendorong ketahanan pangan nasional, sekaligus membekali warga binaan dengan keterampilan praktis di bidang perikanan. Melalui kegiatan ini, warga binaan tidak hanya belajar teknik budidaya ikan, tetapi juga memahami nilai produktivitas, tanggung jawab, dan kemandirian.

Kepala Lapas Brebes, Gowim Mahali, menegaskan bahwa program ketahanan pangan merupakan langkah strategis dalam membentuk warga binaan yang mandiri dan produktif.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan keterampilan nyata kepada warga binaan agar memiliki bekal yang bermanfaat setelah kembali ke masyarakat. Ketahanan pangan ini bukan hanya program, tetapi juga sarana pembinaan untuk membangun kemandirian dan tanggung jawab,” ujarnya.

Ketahanan pangan menjadi salah satu fokus utama dalam pembinaan, sebagai upaya menanamkan modal keterampilan yang bermanfaat setelah warga binaan kembali ke masyarakat. Program ini juga sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

Selain itu, penguatan sektor kemandirian juga terus didorong melalui pengembangan kegiatan usaha produktif di dalam lapas. Berbagai pelatihan kerja yang tersedia diharapkan tidak hanya menjadi sarana pembinaan, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi warga binaan.

Dengan adanya kegiatan ini, Lapas Brebes optimis dapat menciptakan warga binaan yang lebih siap, mandiri, dan produktif, sehingga mampu berkontribusi positif di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidananya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *