Kalapas Ike Rahmawati Didampingi Ka KPLP Lapas Kelas I Bandar Lampung Geledah Blok Hunian Warga Binaan

165 views

Bandar Lampung — Konsistensi menjaga stabilitas keamanan kembali ditunjukkan oleh jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung. Pada Jumat pagi (2/1/2026),

Kepala Lapas Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati, turun langsung memimpin kegiatan pemeriksaan blok hunian Warga Binaan dalam rangka deteksi dini. Bagi orang nomor satu di Lapas ini, inspeksi ke area hunian bukanlah sekadar rutinitas administratif, melainkan sebuah kewajiban dasar pengamanan yang harus dipenuhi setiap hari.

Dalam pelaksanaan pemeriksaan tersebut, Ike Rahmawati didampingi oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP), Febriansyah, serta jajaran pejabat struktural dan staf. Tim bergerak menyisir lorong-lorong blok hunian, memeriksa detail fisik bangunan mulai dari kondisi teralis besi, gembok kamar, hingga area sanitasi. Langkah ini merupakan bentuk deteksi dini yang nyata untuk menutup celah potensi gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib).

Meski pemeriksaan dilakukan dengan ketat, rombongan tetap mengedepankan pendekatan “tegas namun humanis”. Setiap langkah petugas diiringi dengan sapaan hangat kepada Warga Binaan. Kalapas menyempatkan diri berdialog, menanyakan kondisi kesehatan, dan mendengarkan aspirasi para penghuni blok, menciptakan suasana yang cair namun tetap berwibawa.

“Pemeriksaan blok hunian ini adalah kewajiban dasar yang melekat pada kami setiap hari. Tujuannya memastikan lingkungan Lapas Kelas I Bandar Lampung benar-benar aman. Namun, kita lakukan dengan cara yang humanis. Kita tegakkan aturan tata tertib dengan tegas, tapi pendekatan kepada warga binaan tetap harus memanusiakan,” ujar Ike Rahmawati di sela-sela kegiatan.

Sinergi antara Kalapas, Pejabat Struktural, dan staf yang turun bersama ke lapangan ini diharapkan mampu memetakan potensi masalah sedini mungkin. Dengan pemeriksaan blok hunian yang rutin dan pendekatan persuasif, Lapas Kelas I Bandar Lampung berkomitmen menciptakan lingkungan pembinaan yang kondusif, aman, dan tertib.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *