Lapas Muara Tebo Perkuat Sinergi Bersama Baznas Kabupaten Tebo Bahas Penguatan Program Pembinaan Bagi Warga Binaan

124 views

Muara Tebo — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Tebo melaksanakan koordinasi dan silaturahmi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tebo sebagai langkah penguatan program pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Tebo, pada Senin (26/01/2026).

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Muara Tebo, Mukhlisin Fardi, didampingi Kasi Binadik dan Giatja, Erison Surianto Mulia Bangun, Kasubsi Perawatan KMS. M. Riza, beserta jajaran. Rombongan Lapas Muara Tebo disambut langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Tebo, H. Amin Zubaedi, M.Pd.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas rencana kerja sama yang meliputi persiapan pelatihan kemandirian bagi WBP, penguatan program pembinaan keagamaan, serta bantuan sosial bagi WBP tidak mampu setelah selesai menjalani masa pidana. Koordinasi ini bertujuan memperkuat dukungan lintas lembaga agar proses pembinaan tidak hanya berlangsung selama di dalam lapas, tetapi juga berkelanjutan setelah WBP kembali ke masyarakat.

Kalapas Muara Tebo, Mukhlisin Fardi, menyampaikan bahwa sinergi dengan BAZNAS memiliki nilai strategis dalam mendukung pembinaan yang komprehensif. “Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat nyata, baik dalam pembinaan agama, peningkatan keterampilan, maupun dukungan sosial bagi warga binaan setelah bebas, sehingga mereka lebih siap dan mandiri,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Tebo, H. Amin Zubaedi, M.Pd., menyambut baik koordinasi tersebut. “BAZNAS siap mendukung program pembinaan Lapas Muara Tebo, khususnya dalam aspek keagamaan dan bantuan sosial, agar para mantan warga binaan dapat kembali ke masyarakat dengan lebih percaya diri dan berdaya,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang berkelanjutan antara Lapas Muara Tebo dan BAZNAS Kabupaten Tebo dalam mendukung pembinaan, kemandirian, serta reintegrasi sosial warga binaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *