Betiklampung.com, Bandarlampung —
Prestasi membanggakan kembali diraih oleh siswa SMA Emer Islamic Boarding School (EIBOS). Salah satu tim penelitian dari E-SCOPE (Eibos Scientific Community of Project Enthusiast) berhasil lolos ke babak final Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2025 bidang IPA, yang akan digelar di Universitas Surabaya.
Tim yang terdiri dari Rissana Putri Diasa dan Siti Mutiara Fahmi, di bawah bimbingan Nurul Khumairoh, S.Pd, membawa proyek penelitian berjudul “FRUPER: Studi Banding Kertas Organik Berbahan Dasar Kulit Pisang (Musa sp.), Kulit Salak, dan Gabungannya”.
Dari 5.357 tim peserta yang mendaftar di bidang IPA, hanya 18 tim terbaik yang berhasil melaju ke tahap final. Pencapaian ini menjadi motivasi besar bagi seluruh anggota E-SCOPE untuk terus mengembangkan riset dan inovasi ilmiah yang berdampak bagi lingkungan.
“Kami sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian ini. Saat ini tim tengah mempersiapkan keberangkatan, mulai dari dokumen, bahan penelitian, hingga produk yang akan dibawa. Anak-anak juga rutin melakukan simulasi presentasi di hadapan kepala sekolah, guru, dan pembimbing,” jelas Nurul Khumairoh, S.Pd, selaku pembimbing tim.
Dalam proses bimbingan, Nurul mengakui bahwa tantangan terbesar adalah pada penyusunan karya tulis ilmiah dan keterbatasan alat dalam proses pengujian produk. Meski demikian, semangat dan ketekunan para siswa menjadi kunci keberhasilan hingga tahap final nasional ini.
“Saya berharap anak-anak tetap menjaga kesehatan fisik dan mentalnya, tidak merasa terbebani apa pun. Semoga mereka bisa memberikan yang terbaik dan membanggakan sekolah serta Provinsi Lampung,” tambahnya.
“Pencapaian ini juga menjadi inspirasi bagi seluruh anggota E-SCOPE dan siswa lainnya untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi diri.” lanjutnya.
Dengan semangat riset dan inovasi, Emer Islamic Boarding School terus mendukung lahirnya generasi muda yang berpikir kritis, kreatif, dan peduli terhadap lingkungan — sejalan dengan visi sekolah untuk mencetak ilmuwan muda berkarakter dan berdaya saing global.






