Muara Tebo — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Tebo kembali melaksanakan kegiatan penanaman bibit mentimun sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional, Selasa (02/06).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Muara Tebo dengan melibatkan warga binaan di bawah pengawasan petugas kegiatan kerja.
Program budidaya pertanian ini menjadi salah satu bentuk pembinaan yang terus dikembangkan oleh Lapas Muara Tebo untuk memberikan keterampilan praktis kepada warga binaan.
Selain bertujuan meningkatkan kemampuan di bidang pertanian, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan etos kerja sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan diawali dengan persiapan lahan, pembuatan bedengan, hingga penanaman bibit mentimun. Seluruh proses dilakukan secara terstruktur dan gotong royong oleh warga binaan dengan pendampingan petugas, sehingga kegiatan berjalan tertib, aman, dan sesuai dengan metode budidaya yang baik.
Kasubsi Kegiatan Kerja Lapas Muara Tebo, Ivan Aditya, menjelaskan bahwa pemanfaatan Lahan SAE merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi warga binaan.
“Melalui kegiatan pertanian ini, warga binaan memperoleh keterampilan yang bermanfaat sekaligus memahami pentingnya kerja keras, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam menghasilkan sesuatu yang bernilai,” ujarnya.
Sementara itu, Petugas Kegiatan Kerja, Willy, yang mengawasi jalannya kegiatan menyampaikan bahwa budidaya mentimun dipilih karena memiliki potensi hasil yang baik serta relatif mudah untuk dikembangkan.
“Kami terus berupaya mengoptimalkan Lahan SAE agar dapat menjadi sarana pembelajaran yang produktif bagi warga binaan sekaligus mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Muara Tebo terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan program pembinaan yang produktif, edukatif, dan berkelanjutan guna mendukung reintegrasi sosial warga binaan serta memberikan manfaat nyata bagi lingkungan pemasyarakatan.







