Bandar Lampung — Dalam mendukung pelaksanaan 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan sebagai landasan penguatan transformasi pelayanan publik serta optimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan, Kepala Rutan Kelas IIB Sukadana, Mohammad Jawad Cirry, bersama pejabat struktural mengikuti kegiatan pelatihan Public Speaking yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung, Senin (20/07).
Pelatihan dibuka langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Lampung, M. Hilal. Dalam rahannya, Hilal menegaskan bahwa kemampuan berbicara di depan publik merupakan kompetensi yang wajib dimiliki setiap insan Pemasyarakatan, khususnya para pimpinan satuan kerja, sebagai sarana menyampaikan kebijakan, program, dan informasi secara jelas, efektif dan profesional.
“Terapkan ilmu yang telah diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, mari kita wujudkan pelayanan publik yang berkualitas dan semakin dipercaya masyarakat,” tegasnya. Dalam pelatihan ini turut menghadirkan narasumber ahli, ibu Hanindyalaila Pienrasmi, M.A. yang membagikan materi mengenai teknik komunikasi publik yang efektif, membangun kepercayaan diri saat berbicara di depan umum, hingga strategi menyampaikan pesan secara jelas dan persuasif.
Pelatihan ini turut diikuti oleh seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan se-Lampung beserta jajaran sebagai upaya meningkatkan kompetensi komunikasi petugas Pemasyarakatan. Pelatihan ini sekaligus menjadi implementasi 10 Perintah Harian Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung, khususnya dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) Pemasyarakatan agar semakin profesional, adaptif, dan mampu memberikan pelayanan publik yang berkualitas.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Rutan Kelas IIB Sukadana, Mohammad Jawad Cirry, juga mendapat kesempatan tampil sebagai salah satu aktor dalam mempraktikan public speaking di hadapan media. Pada sesi tersebut, ia mempraktikkan teknik penyampaian informasi secara komunikatif, terstruktur, dan percaya diri sesuai materi yang telah diberikan oleh narasumber.
“Kemampuan berkomunikasi yang baik adalah bagian penting dari pelayanan publik. Melalui pelatihan ini, kami semakin siap menyampaikan informasi secara profesional, terbuka, dan mudah dipahami masyarakat,” ujar Jawad usai kegiatan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Pemasyarakatan Lampung mampu meningkatkan kompetensi komunikasi publik sehingga dapat memperkuat citra positif institusi, membangun kepercayaan masyarakat, serta mendukung terwujudnya pelayanan Pemasyarakatan yang semakin transparan, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan publik.







