Sukadana — Sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) serta komitmen dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Sukadana melaksanakan kegiatan tes urine terhadap Warga Binaan bertempat di Klinik Rutan Sukadana, Rabu (03/06).
Kegiatan tes urine diikuti oleh 20 (dua puluh) orang Warga Binaan yang dipilih secara acak. Pelaksanaan tes dilakukan secara transparan dan profesional oleh petugas kesehatan dan petugas KPR Rutan, sebagai bentuk pengawasan dan langkah preventif dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan Rutan.
Kepala Rutan Kelas IIB Sukadana, Mohammad Jawad Cirry, menegaskan bahwa pemberantasan narkoba merupakan komitmen bersama yang harus diwujudkan melalui langkah nyata dan berkelanjutan. Kegiatan tes urine ini merupakan salah satu bentuk pengawasan serta upaya deteksi dini guna memastikan lingkungan Rutan tetap aman, tertib, dan bebas dari narkoba.
“Kami berkomitmen untuk terus mewujudkan Rutan Sukadana yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Tidak ada toleransi terhadap segala bentuk pelanggaran yang berkaitan dengan narkotika, dan setiap pelanggaran akan kami tindak tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegas Karutan.
Hal senada juga disampaikan Kepala KPR, M. Syahcrul Syahruddin, ia menyampaikan bahwa pelaksanaan tes urine merupakan salah satu langkah deteksi dini yang secara rutin dilakukan guna mencegah terjadinya penyalahgunaan narkoba di dalam Rutan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya penguatan pengawasan dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban agar seluruh proses pembinaan dapat berjalan secara optimal.
“Zero narkoba adalah komitmen yang harus diwujudkan bersama. Pengawasan dan deteksi dini akan terus kami lakukan secara konsisten,” tegas Syahcrul. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap 20 (dua puluh) orang Warga Binaan, seluruh peserta yang mengikuti tes urine dinyatakan negatif dari penggunaan narkoba.
Hasil tersebut menunjukkan bahwa upaya pengawasan dan pembinaan yang dilaksanakan berjalan dengan baik serta menjadi bukti komitmen Rutan Sukadana dalam menjaga integritas, meningkatkan pengawasan internal, dan mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, serta bebas dari narkoba.







