Perkuat Fondasi Keimanan Petugas, Kalapas Kelas I Bandar Lampung Gelar Pembinaan Mental Secara Serentak

123 views

Bandar Lampung – Keseimbangan antara kesehatan fisik dan kecerdasan spiritual menjadi fondasi utama dalam mencetak aparatur negara yang berintegritas tinggi. Pada Kamis, 11 Juni 2026, Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung menggelar kegiatan pembinaan mental dan kerohanian yang diwajibkan bagi seluruh jajaran petugas.

Pelaksanaan kegiatan religius ini merupakan wujud atensi langsung dari Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung, Ike Rahmawati. Pimpinan institusi menginstruksikan seluruh jajarannya untuk mengikuti kegiatan kerohanian secara khidmat sesuai dengan keyakinan agama masing masing.

Bagi petugas yang memeluk agama Islam, kegiatan pembinaan difokuskan di Masjid Darut Taubah yang berada di area institusi. Sementara itu, bagi petugas beragama Kristen dan Katolik, ibadah dilaksanakan secara terpusat di Gereja Ekklesia. Di sisi lain, bagi jajaran petugas yang memeluk agama Hindu, kegiatan pembinaan rohani difasilitasi pelaksanaannya secara daring agar tetap dapat mengikuti rangkaian ibadah dengan sempurna.

Terkait pelaksanaan kegiatan kerohanian yang digelar secara serentak ini, Kepala Lembaga Pemasyarakatan memberikan penegasan bahwa langkah ini merupakan bentuk sinergi dan dukungan penuh terhadap kebijakan pimpinan di tingkat wilayah.

“Kegiatan kerohanian pada hari ini adalah wujud nyata dukungan mutlak institusi terhadap program Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung.

Program pembinaan mental petugas yang digagas untuk dilaksanakan secara rutin setiap 1 minggu sekali ini sangat penting guna merawat keimanan, menjaga moralitas, dan senantiasa menghindarkan aparatur dari segala bentuk godaan pelanggaran,” ungkap Ike Rahmawati di sela sela pelaksanaan kegiatan.

Melalui siraman rohani yang berkesinambungan ini, diharapkan seluruh jajaran petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung dapat terus meningkatkan kualitas keimanan. Ketenangan batin dan moral yang kuat dipastikan akan berbanding lurus dengan peningkatan kualitas pelayanan publik yang profesional dan seratus persen bersih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *