LAMPUNG UTARA — Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Kotabumi terus memperkuat pembimbingan Klien Pemasyarakatan melalui program peningkatan keterampilan dan kemandirian. Salah satunya diwujudkan melalui pelatihan barista yang menggandeng Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Lampung Timur dan Penggiat P4GN Forum Kopi Lampung Timur.
Kegiatan yang digelar di Aula Bapas Kelas II Kotabumi, Senin (14/9), tersebut dibuka langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung, Dr. Maulidi Hilal. Sejumlah pemangku kepentingan turut hadir, di antaranya Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan Kanwil Ditjenpas Lampung, Ketua IPKEMINDO Lampung, BNNK Way Kanan, Camat Bukit Kemuning, serta Kepala Lingkungan II Bukit Kemuning.
Pelatihan tersebut dirancang untuk memberikan bekal keterampilan praktis kepada Klien Pemasyarakatan, khususnya dalam mengolah dan menyajikan kopi dengan teknik yang dapat diterapkan dalam dunia kerja maupun kegiatan usaha.
Bagi Bapas Kotabumi, pembimbingan Klien Pemasyarakatan tidak berhenti pada pemenuhan kewajiban selama menjalani masa pembimbingan. Pemberian keterampilan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan Klien agar mampu kembali ke tengah masyarakat secara produktif, mandiri, dan memiliki peluang ekonomi yang lebih baik.
Keterampilan di bidang kopi dipandang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi peluang kerja maupun kewirausahaan. Melalui pelatihan tersebut, Klien Pemasyarakatan mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan yang dapat menjadi modal ketika kembali menjalani kehidupan di masyarakat.
Program ini sekaligus memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, komunitas, dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan reintegrasi sosial. Keterlibatan BNNK Lampung Timur dan Penggiat P4GN Forum Kopi Lampung Timur memperluas ruang pembimbingan sehingga Klien tidak hanya mendapatkan pendampingan, tetapi juga akses terhadap pengetahuan dan keterampilan yang aplikatif.
Upaya tersebut sejalan dengan semangat Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, terutama dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan kewirausahaan, penciptaan lapangan kerja, serta pemberdayaan masyarakat dari tingkat bawah.
Melalui pembimbingan berbasis keterampilan, Bapas Kotabumi berupaya membangun pola pembinaan yang berorientasi pada kebermanfaatan jangka panjang. Klien Pemasyarakatan diharapkan mampu memanfaatkan keterampilan yang diperoleh sebagai salah satu modal untuk meningkatkan produktivitas dan kemandirian ekonomi.
Kegiatan pelatihan barista berlangsung tertib dan mendapat antusiasme dari para Klien Pemasyarakatan. Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan dapat terus diperkuat dan dikembangkan sehingga semakin banyak Klien Pemasyarakatan memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kapasitas diri serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat. (*)







