Didampingi Kakanwil Ditjenpas Aceh, Stafsus Menteri Imipas Perkuat Koordinasi dan Pemantauan Secara Langsung di Lapas Kota Bakti

130 views

Kota Bakti — Kepala Lapas Kelas IIB Kota Bakti, Benny Muhammad Saefulloh berserta pejabat struktural terima kunjungan Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bidang Hubungan Kemasyarakatan, Ahmad Fanani, bersama Tenaga Ahli Menteri, Yudho Giri Sucahyo didampingi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Aceh, Ramdani Boy, dalam rangka monitoring pelaksanaan program ketahanan pangan di lingkungan lapas, 29 Oktober 2026.

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat koordinasi, melakukan pemantauan secara langsung, serta melihat pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan di Lapas Kelas IIB Kota Bakti.

Melalui peninjauan ini, rombongan berkesempatan melihat kondisi lingkungan lapas sekaligus peroleh gambaran mengenai pelaksanaan kegiatan sehari-hari, termasuk pelayanan dan pembinaan yang diberikan kepada warga binaan. Kehadiran jajaran pimpinan juga menjadi bentuk perhatian terhadap penyelenggaraan pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada pembinaan.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, rombongan turut menyapa warga binaan yang berada di lingkungan Lapas Kelas IIB Kota Bakti. Interaksi ini menjadi momen untuk membangun komunikasi secara langsung, menciptakan suasana yang hangat, serta menunjukkan kepedulian terhadap warga binaan selama menjalani masa pembinaan.

Pendekatan humanis seperti ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat warga binaan untuk terus mengikuti program pembinaan dengan baik dan mempersiapkan diri agar dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.

Kepala Lapas Kelas IIB Kota Bakti, Bapak Benny Muhammad Saefulloh, bersama pejabat struktural dan jajaran turut mendampingi seluruh rangkaian peninjauan. Kesempatan tersebut juga menjadi sarana untuk menunjukkan komitmen jajaran lapas dalam melaksanakan tugas pemasyarakatan, baik dari aspek pelayanan, keamanan, ketertiban, maupun pembinaan warga binaan.

Sinergi antara pimpinan pusat, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Aceh, dan jajaran pelaksana di lapangan menjadi unsur penting dalam mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan pemasyarakatan.

Kegiatan menyapa warga binaan juga mencerminkan pentingnya pendekatan yang mengedepankan nilai kemanusiaan dalam proses pemasyarakatan. Warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk memperbaiki diri melalui berbagai program pembinaan yang diselenggarakan oleh lapas.

Oleh karena itu, perhatian, komunikasi, dan dukungan dari berbagai pihak diharapkan mampu memperkuat motivasi warga binaan untuk mengembangkan potensi diri, menaati tata tertib, serta membangun kesiapan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pidana.

Melalui kunjungan dan peninjauan lapangan ini, Lapas Kelas IIB Kota Bakti menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan warga binaan secara berkelanjutan.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi, mendorong evaluasi terhadap pelaksanaan tugas, serta menumbuhkan semangat seluruh jajaran untuk memberikan pelayanan yang optimal dan berintegritas. Dengan mengedepankan profesionalisme, kepedulian, dan pendekatan humanis.

Lapas Kelas IIB Kota Bakti terus berupaya mewujudkan pemasyarakatan yang semakin baik serta mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan agar dapat kembali diterima di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *