Lapas Khusus Kelas IIA Karanganyar Gelar Aksi Tanam Jeruk, Dukung Program Pembinaan Kemandirian

113 views

Cilacap — Dalam upaya mendukung program pembinaan kemandirian serta penghijauan lingkungan, Staff Giatja bersama peserta magang melaksanakan kegiatan penanaman pohon jeruk di lahan kebun Lapas Khusus Kelas IIA Karanganyar pada Selasa, 5 Mei 2026.

Kegiatan ini berlangsung di area kebun lapas yang telah disiapkan sebagai sarana pembelajaran sekaligus pengembangan keterampilan di bidang pertanian.

Kegiatan ini melibatkan Staff Giatja sebagai pelaksana utama serta peserta magang yang turut berpartisipasi aktif dalam proses penanaman. Penanaman pohon jeruk ini bertujuan untuk memanfaatkan lahan secara produktif, sekaligus memberikan edukasi praktis terkait budidaya tanaman hortikultura kepada peserta yang terlibat.

Proses penanaman dilakukan secara gotong royong, dimulai dari pengolahan tanah, pembuatan lubang tanam, hingga penanaman bibit jeruk. Selain itu, peserta juga diberikan arahan mengenai cara perawatan tanaman agar dapat tumbuh optimal dan menghasilkan buah yang berkualitas di masa mendatang.

Tidak hanya sebagai kegiatan rutin, penanaman ini juga menjadi sarana pembelajaran langsung bagi peserta magang dalam memahami proses bercocok tanam dari awal hingga tahap perawatan. Dengan pendampingan dari Staff Giatja, peserta dapat memperoleh pengalaman nyata yang diharapkan bermanfaat untuk pengembangan keterampilan di masa depan.

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya pembinaan berbasis kemandirian yang terus dikembangkan di Lapas Khusus Kelas IIA Karanganyar. Melalui program ini, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang produktif sekaligus memberikan bekal keterampilan bagi warga binaan dan pihak yang terlibat dalam kegiatan pembinaan.

Selain itu, penanaman pohon jeruk ini diharapkan mampu memberikan nilai ekonomis ke depan apabila hasil panen dapat dimanfaatkan secara optimal. Hal ini sekaligus mendukung program ketahanan pangan serta pemberdayaan yang menjadi fokus dalam pengelolaan kegiatan di dalam lapas.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan tercipta sinergi yang baik antara petugas dan peserta magang dalam menjaga dan mengelola lingkungan lapas. Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan menjadi nilai penting yang terus ditanamkan melalui kegiatan positif seperti ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *