Kepala KPR Rutan Sukadana Lakukan Kontrol Keliling Pastikan Stabilitas Keamanan

109 views

Sukadana — Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka KPR), M. Syahcrul Syahruddin berserta jajaran staf KPR gelar kegiatan monitoring sarana prasarana secara menyeluruh di lingkungan Rutan Sukadana.

Kegiatan ini menjadi monitoring perdana Kepala KPR sekaligus menjadi bagian dari upaya penguatan fungsi pengamanan sekaligus langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Dalam pelaksanaannya, tim KPR melakukan pemantauan pada sejumlah titik strategis, meliputi area brandgang, pos-pos pengamanan, blok hunian warga binaan, hingga area bimbingan kerja (bimker). Selain memastikan kondisi sarana dan prasarana pengamanan dalam keadaan optimal, kegiatan ini juga difokuskan pada pengecekan kesiapsiagaan petugas di setiap titik penjagaan guna memastikan pelaksanaan tugas berjalan sesuai prosedur.

Tidak hanya itu, Kepala KPR juga melakukan interaksi langsung dengan warga binaan sebagai bentuk pendekatan humanis. Hal ini dilakukan untuk menjaga stabilitas situasi serta menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif di dalam rutan.

Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Sukadana, Mohammad Jawad Cirry, menegaskan komitmennya dalam memperkuat sistem pengamanan di lingkungan rutan. “Melalui KPR, Kegiatan monitoring dan kontrol ini merupakan langkah konkret dalam memastikan seluruh fungsi pengamanan berjalan optimal. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kewaspadaan, memperkuat pengawasan, serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam rutan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Karutan juga menekankan pentingnya sinergi antarpetugas serta pendekatan yang humanis dalam pelaksanaan tugas. Menurutnya, keseimbangan antara ketegasan dan pendekatan persuasif menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan kondusif.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam memperkuat sistem pengamanan di Rutan Sukadana. Melalui pengawasan yang konsisten, peningkatan kesiapsiagaan petugas, serta pendekatan humanis kepada warga binaan, seluruh jajaran diharapkan mampu menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *