Makassar – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Makassar kembali memperkuat program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui kegiatan *chick in* atau pemasukan *306 ekor bibit ayam Day Old Chick (DOC)* ke Kandang Peternakan Ayam pada Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Kelas I Makassar, Rabu (29/7).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas I Makassar, Gumilar Budirahayu, serta dihadiri Kepala Bidang Kegiatan Kerja, pejabat struktural di bawah Bidang Kegiatan Kerja, dan jajaran pegawai Lapas Kelas I Makassar.
Program *chick in* ini merupakan bagian dari pembinaan kemandirian yang bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan di bidang peternakan, sekaligus mendukung terciptanya kegiatan produktif yang memiliki nilai ekonomis. Melalui Sarana Asimilasi dan Edukasi, warga binaan diberikan kesempatan untuk belajar secara langsung mengenai tata kelola peternakan ayam pedaging sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.
Selain pengembangan peternakan ayam pedaging melalui pemasukan 306 ekor bibit ayam DOC, Bidang Kegiatan Kerja Lapas Kelas I Makassar juga terus mengembangkan peternakan ayam petelur sebanyak 50 ekor yang merupakan hasil kerja sama dengan Yayasan Butta Porea Indonesia. Program tersebut diharapkan mampu menjadi salah satu unit pembinaan produktif yang berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pembinaan warga binaan.
Kepala Lapas Kelas I Makassar, Gumilar Budirahayu, menegaskan bahwa keberadaan peternakan ayam di Sarana Asimilasi dan Edukasi harus dimanfaatkan secara optimal sebagai media pembinaan yang produktif dan berorientasi pada hasil.
*”Saya berharap peternakan ayam ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin, dikelola secara cepat, berkelanjutan, dan mampu menghasilkan nilai ekonomis. Lebih dari itu, program ini harus menjadi sarana pembinaan yang memberikan keterampilan nyata bagi warga binaan sehingga mereka memiliki bekal untuk mandiri ketika kembali ke masyarakat,”* ujar Gumilar Budirahayu.
Melalui pengembangan Sarana Asimilasi dan Edukasi, Lapas Kelas I Makassar terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang inovatif, produktif, dan berdampak, sejalan dengan upaya mewujudkan warga binaan yang mandiri, terampil, dan siap berintegrasi kembali ke masyarakat.







