Lampung — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung menerima kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari dosen dan mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan Institut Teknologi Sumatera (ITERA) melalui kegiatan pembinaan keterampilan pengolahan pangan bertema “Lele Bernilai, Warga Binaan Mandiri: Produksi dan Pengemasan Nugget Frozen Food”.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pembinaan warga binaan melalui pengembangan keterampilan yang produktif, aplikatif, dan berpotensi menjadi bekal usaha setelah menyelesaikan masa pidana.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Subseksi Bimbingan Kerja dan Pengelolaan Hasil Kerja (Bimker dan PHK), Evi Marina Ginting, beserta jajaran, serta diikuti oleh sejumlah warga binaan.
Dalam kegiatan ini, dosen dan mahasiswa Teknologi Pangan ITERA memberikan pendampingan mengenai pengolahan ikan lele menjadi produk nugget serta teknik pengemasan frozen food.
Warga binaan memperoleh kesempatan untuk mengenal tahapan produksi pangan, mulai dari pengolahan bahan baku hingga pengemasan produk, dengan memperhatikan aspek kebersihan dan kualitas agar produk memiliki nilai tambah.
Melalui kegiatan ini, LPP Kelas IIA Bandar Lampung terus mendorong pelaksanaan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan keterampilan, tetapi juga pada pembentukan kemandirian dan kesiapan warga binaan untuk kembali berperan di tengah masyarakat.
Pemanfaatan ikan lele sebagai bahan baku produk olahan diharapkan dapat membuka wawasan mengenai peluang usaha di bidang pangan serta menumbuhkan kreativitas dan jiwa kewirausahaan.
Sinergi antara LPP Bandar Lampung dan ITERA ini menjadi langkah positif dalam menghadirkan pembinaan yang bermanfaat, berkelanjutan, dan memberikan bekal keterampilan bagi warga binaan untuk membangun masa depan yang lebih mandiri.







